Polusi udara yang tidak sehat tentunya sangat membahayakan pernafasan terutama bagi anak-anak. Hal itu dikatakan oleh dr.Penny Fitriani Taufik,SpP di RSUP Persahabatan,

“Asap yang terus menerus dalam jangka panjang dampaknya bisa berbahaya untuk kesehatan pernafasan terutama untuk anak-anak dan orang-orang tua,” terang dokter Penny

Menurut dr Penny, mengingat saat ini di wilayah Sumatera dan Kalimantan sedang mengalami krisis udara tidak sehat yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, dr.Penny menyarankan agar warga sekitar yang terkena dampak kabut asap, untuk lebih peduli terhadap lingkungannya dengan menjaga kualitas udara masing-masing tempat tinggal. Seperti memberikan jaring pada ventilasi udara di rumah atau menggunakan AC dalam menjernihkan udara.

“Cara sederhana bisa dengan memodifikasi ruangan sebisa mungkin, seperti pengaturan ventilasi agar udara dari luar tak banyak masuk, dan apabila di dalam Anda memiliki AC, silahkan dipakai untuk menjernihkan udara dalam rumah,” imbau dokter murah senyum tersebut menjelaskan.

Cara lainnya bagi warga yang tidak menggunakan AC, bisa dengan mengarahkan kipas angin agar tertiup udara yang masuk ke pintu keluar.

Di akhir pembicaraan, dr Penny menyarankan yang paling penting untuk mencegah segala dampak buruk yaitu, hindari kontak langsung dengan asap, dan gunakan masker.

“Solusinya sebetulnya warga harus sejauh mungkin menjauhi asap langsung. Dan gunakan masker ketika hendak berpergian keluar